Jumat, 05 Februari 2021

Kauje Lumajang Tanam 700 Pohon



Wakil Bupati Lumajang yang juga pembina Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si, menghadiri kegiatan penghijauan. Indah hadir bersama beberapa orang pengurus Pramuka Kwarcab Lumajang. Kegiatan yang diprakarsai oleh Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Koordinator Daerah (Korda) Lumajang ini digelar di Bumi Perkemahan (Buper) Glagaharum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat 5 Februari 2021. 


Hadir juga dalam kegiatan itu tamu dari KAUJE Korda Malang Raya guna memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Penghijauan ini dilakukan karena Buper Glagaharum ini masih terlihat gundul dan memerlukan banyak sekali pepohonan untuk membuatnya lebih rindang. Selain itu penghijauan ini diharapkan dapat menjadikan area Buper  menjadi  lebih  tahan  terhadap gerusan  air  ketika  hujan. Penghijauan ini diawali dengan apel penyerahan bibit pohon dari Kauje Korda Lumajang dan Korda Malang Raya kepada Gerakan Pramuka Kwarcab Lumajang. Acara diteruskan dengan tukar cindera mata dari kedua KAUJE. Indah juga menyambung acara itu dengan memberikan sambutan. Kali ini indah berperan sebagai Pembina Kauje dan Pembina Kwarcab.




Dalam sambutannya Indah mengatakan bahwa bila Buper ini selesai dikerjakan maka ini akan menjadi bumi perkemahan yang murni dikelola oleh pramuka satu-satunya di Jawa Timur. "Di area Buper ini akan dibangun glimping, jembatan gantung serta food-court", lanjut Indah. Tentang Kauje, Bunda Indah -- panggilan akrab Indah -- berharap bahwa kedepan organisasi ini memiliki bisnis karena bisnis akan bisa menghidupi Kauje. Dia juga berharap anggota  Kauje  yang  berada  di  pemerintahan  dapat  membawa  nama  baik  Universitas Jember. Kegiatan penghijauan ini juga dihadiri oleh Ketua Korda Lumajang, H. Akhmad Taufik,  SH.,  M.Hum  yang  mengatakan  bahwa  Kegiatan  ini adalah kegiatan insidental. Namun demikian Taufik berharap hal ini akan menjadi agenda rutin Kauje Korda Lumajang. Dia menyebutkan bahwa Kauje menyumbangkan bibit pohon sebanyak 700 buah. "bibit pohon ini terdiri dari 500 bibit pohon Sono dan 200 bibit pohon durian", kata Taufik. Lebih jauh dia mengatakan bahwa KAUJE perlu terlibat bersama memberikan kontribusi kepada Buper Glagaharum. Buper ini masih perlu mendapat perhatian dari banyak pihak. Taufik datang bersama sekitar 40 orang angguta Kauje Korda Lumajang dan 10 Orang dari Korda Malang Raya. Terhadap Buper Taufik yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang ini berharap agar para pecinta alam juga dapat memanfaatkan area ini dalam kegiatan-kegiatan mereka.



Begitu acara apel penyerahan selesai dan seluruh peserta meluncur menuju lokasi penanaman pohon. Di tempat itu baik Indah, Taufik maupun peserta yang lain melakukan penanaman bibit-bibit pohon yang sudah disediakan sebelumnya.


Meskipun seluruh peserta tampak kelelahan setelah berjalan menanjak dan menanam bibit pohon, mereka tampak riang gembira. Hal ini terlihat dari aksi mereka yang melakukan swa-foto di lokasi yang memang tampak indah itu.



(bs/05-02-20210)

Rabu, 15 April 2020

Bagi-Bagi Masker, Kauje Cegat Pengendara di Lampu Merah


https://youtu.be/88OJH2UBUtw


Lagi, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Lumajang membagikan masker kepada masyarakat. upaya ini dilakukan guna turut memerangi Covid-19. Penggunaan masker dapat mengurang potensi penularan melalui udara ketika seseorang batuk, bersin atau sekedar berbicara.

Ketua Kauje Lumajang, Akhmad Taufik Hidayat, SH. M.Hum, berharap bahwa virus Corona ini segera berkahir. Oleh karena itu sebagai anggota masyarakat yang peduli, Kauje berusaha membantu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam pencegahan penularan penyakit tersebut.

Selain membagikan masker, KAUJE juga membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Puskesmas di zona merah. Ketua KAUJE berharap kegiatan yang telah dilakukannya ini bisa turut membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 di Lumajang dan dapat dilakukan oleh organisasi masyarakat yang lain.

“Kami juga membagikan APD di Puskesmas terutama di zona merah sejumlah 75 APD dan masker 1400,  harapan kami dari Keluarga Alumni Universitas Jember adalah mudah-mudahan bisa mengurangi penularan Covid-19, dan mudah-mudahan musibah pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” jelas Taufik

Selasa, 07 April 2020

Puskesmas Kunir Terima Bantuan APD dari Kauje Lumajang


Bantuan APD diserahkan dan telah digunakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Kunir

Keberadaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan kini sangat minim. Selain harganya mahal, APD juga langka di pasaran. Baju Hazmat misalnya, harganya mahal dan masih harus memesan terlebih dahulu. Sementara itu masker standar N95 dan masker bedah sudah semakin sulit ditemukan. Dengan laju penyebaran Corona Virus semasif sekarang ini tentu kondisi minimnya APD menjadi keresahan di lingkungan masyarakat, bahkan di instansi kesehatan seperti rumah sakit maupun puskesmas.

Melihat kondisi yang meresahkan itu, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Lumajang mengadakan program bhakti sosial. Bentuk kegiatan ini adalah memberikan bantuan APD. Dana untuk pengadaan APD ini didapat dari hasil sumbangan anggota KAUJE Lumajang. Salah satu sasaran penerima bantuan adalah Puskesmas Kunir. Bantuan APD yang berupa hazmat dan masker dari Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Lumajang telah terditribusi ke puskesmas tersebut dan telah diterima dengan baik, Senin 7 April 2020.

Jumlah bantuan yang diserahkan ke Puskesmas Kunir adalah Hazmat 5 buah dan Masker 24 buah. Bantuan tersebut diserahkan oleh pengurus KAUJE Lumajang. Kepala Puskesmas Kunir, drg. Nuraini menyatakan rasa syukurnya atas pemberian bantuan dari KAUJE Lumajang. Pemberian itu sangat berarti mengingat APD bagi tenaga kesehatan tergolong minim dan sulit didapat. “Alhamdulillah karena kami sangat kuwalahan dengan APD, terutama maskernya. Kami bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Kami benar-benar terbantu”, kata Nuraini. Lebih lanjut dia menerangkan bahwa hazmat langsung dipakai oleh petugas dan mereka sangat senang karena bahan yang digunakan sangat nyaman. “Kainnya adem”, tambahnya.

Masker dikenakan oleh seluruh karyawan Puskesmas Kunir

Saat ditanya tentang teknis pemanfaatan APD tersebut Nuraini menjelaskan bahwa seluruh APD (hazmat) digunakan oleh tim penangan Covid-19 Puskesmas Kunir. Sementara masker dibagikan ke seluruh karyawan puskesmas. Dengan APD tersebut, para tenaga kesehatan merasa terbantu dan rasa percaya dirinya meningkat mengingat bekerja dengan ancaman virus Corona adalah hal yang cukup mengkhawatirkan. Meskipun jumlah ODP 8 orang, PDP dan positif nihil, para petugas tenaga kesehatan di Puskesmas Kunir berharap bahwa virus corona segera sirna.  “Semoga tidak pernah ada,” harapnya.

Sementara itu upaya Puskesmas Kunir tiada henti melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan penularan virus Corona ini. Materi penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat diantaranya, cuci tangan pakai sabun (CTPS), makan makanan bergizi, dan yang penting lagi social distancing. “Jaga jarak itu penting”, kata Nuraini mengakhiri pembicaraan dengan Humas KAUJE Lumajang.

 (bs/kaujelmj)


#Kauje
#Kaujelumajang
#Corona
#Covid-19
#Covid

Senin, 06 April 2020

Bantu Nakes, KAUJE Lumajang Bagikan APD



Penyebaran Corona Virus di Kabupaten Lumajang sudah sampai pada tahap sangat mengkhawatirkan. Hingga 5 April 2020, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 200 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 14 orang, dan positif Covid-19 sebanyak 3 orang. Kondisi ini menjadikan Kabupaten Lumajang sebagai Kabupaten dengan status merah.

Angka-angka persebaran penyakit yang semakin naik ini menimbulkan keprihatinan. Betapa tidak, banyak masyarakat maupun tenaga kesehatan (nakes) tidak memiliki akses yang cukup untuk memeroleh Alat Pelindung Diri (APD) dan masker. Langka dan mahalnya barang-barang tersebut membuat masyarakat semakin sulit untuk mendapatkannya.

Bermula dari kegelisahan tersebut, Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Lumajang memiliki inisiatif untuk berbagi dengan sesama. KAUJE melakukan kegiatan Bhakti Sosial dalam bentuk pembagian APD dan masker untuk masyarakat dan nakes.



Kauje Lumajang akan membagikan sebanyak 50 buah APD dan 600 masker. APD (baju Hazmat) dan masker dipesan ke penjahit lokal Kabupaten Lumajang. Dengan begitu, selain berbagi dengan nakes, KAUJE juga berbagi kepada pelaku industri kecil di Lumajang. Untuk tahap awal, karena proses pengadaan barang tersebut cukup sulit, KAUJE baru bisa membagikan 38 APD dan 228 masker. Ketua KAUJE Lumajang, Akhmad Taufik Hidayat, SH., M.Hum menjelaskan bahwa setelah semua barang datang akan dibagikan segera. "Belum semua barang ready, hari ini sudah didistribusikan sebagian,  sisanya setelah selesai", kata Taufik.

Hari ini, Senin 6 April 2020, bertempat di Lobi Pemkab Lumajang, disaksikan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si, yang juga anggota KAUJE Lumajang, kegiatan Bhakti Sosial ini secara resmi dimulai. Masker akan dibagikan kepada masyarakat dan pasien di 10 puskesmas. Sementara APD akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di beberapa puskesmas.
(bs/kaujelmj)